6 Perbedaan Wirausaha dan Wiraswasta dan Contohnya

Istilah wirausaha dan wiraswasta biasanya digunakan dalam dunia bisnis. Selain itu, istilah ini juga sering digunakan untuk memberikan status pekerjaan kepada seseorang.

Misalnya saja, ketika ada orang bertanya tentang status pekerjaan kepada orang lain, “kamu pekerjaannya apa?”, kemudian ia menjawabnya dengan “saya seorang wirausaha atau saya seorang wiraswasta”.

Nah, apasih perbedaaan wirausaha dan wiraswasta itu? dan adakah contohnya yang mudah untuk dipahami?

Simak selengkapnya pada artikel di bawah ini:

Namun terlebih dahulu mari kita ketahui arti dari kata wira.

Apa itu wira?

Jika kamu menyukai karakter kocak bernama wirosableng, hayo.. apa artinya wiro?

Oke, lupakan itu kita kembali ke kata wira saja.

Wira artinya manusia unggul, teladan, berani, pahlawan, pendekar berwatak arif nan bijaksana, berjiwa besar dan manusia yang memiliki kreativitas.

Berikut ini 5 perbedaan antara wiraswasta dan wirausaha yang perlu diketahui

1. Pengertian wirausaha dan wiraswasta

Apa itu wirausaha? wirausaha berasal dari 2 suku gabungan kata, “wira” dan “usaha”. Sehingga, wirausaha adalah orang yang memiliki bakat dalam menjalankan ide bisnis dalam pikirannya kemudian ia mampu membuat terobosan terbaru serta berani dalam membuat sebuah produk barang atau jasa, mengelola hingga memasarkan produk tersebut kepada khalayak ramai untuk mendapatkan benefit dan profit.

Pengertian wirausaha lainnya adalah orang yang memiliki keberanian dalam berfikir, bersikap hingga bertindak sesuai dengan perencanaan serta perhitungan tepat untuk menciptakan beragam peluang pekerjaan yang dikelola secara mandiri.

Itu adalah pengertian secara umum arti dari wirausaha yang kami defenisikan sendiri.

Sedangkan pengertian wirausaha menurut para ahli sebagai berikut:

  • Menurut ahli businessman wirausaha adalah ancaman bagi pesaing baru atau juga bisa seorang patner bisnis, pemasok barang atau jasa, konsumen atau seorang yang dapat diajak kerja sama.
  • Menurut Schumpeter (Bygrave, 1996), wirausaha adalah seorang yang memiliki peluang dan menciptakan ruang bisnis baru untuk mendapatkan tujuan tertentu.
  • Menurut Peter Drucker secara garis besar, wirausaha tidak mencari resiko apapun, mereka hanya mencari peluang untuk keluar dari lingkup pekerjaan pada umumnya (David Osborne, 1992).

Sedangkan,

Apa yang dimadsud dengan wiraswasta? pengertian wiraswasta adalah orang yang berkemampuan melihat sebuah peluang atau kesempatan bisnis dan mengumpulkan beragam sumber daya untuk mendatankan keuntungan untuk dirinya dalam mencapai tujuan kesuksesan.

Selain itu, inilah pengertian wiraswasta menurut para ahli sebagai berikut:

  • Wasty Soemanto, 1984: 43 mengatakan, wiraswasta adalah orang yang mampu dan berani atau tangguh dalam memenuhi kebutuhan serta memecahkan persoalan hidup dengan ide pemikiran berasal dari diri sendiri.
  • Menurut Haryati Subadio, wirausaha adalah manusia dengan keteladanan dan berbudi pekerti yang mampu berdiri sendiri dengan mengandalkan kemampuannya atau segenap potensi dalam dirinya.
  • Menurut Suharsono Sagir, wiraswasta adalah seseorang dengan modal utamanya ketekunan didasari sikap optimisme, penuh kreativitas dan selalu berjuang menatap ke depan dengan penuh keberanian dan siap menghadapi resiko berdasarkan perhitungan dan perencanaan yang tepat.

Berdasarkan pengertian di atas dapat kita simpulkan bahwa,

Wirausaha adalah orang yang mendirikan usaha sendiri secara mandiri atau ia telah mampu menciptakan peluang kerja/lapangan kerja baru. Sedangkan wiraswasta dari sisi sumber daya masih melibatkan orang lain, contohnya saja masih menggunakan produk barang dan jasa dari orang lain. Istilah wiraswasta juga sering digunakan untuk status karyawan yang masih bekerja dengan orang lain di perusahaan swasta non pemerintah.

2. Ciri ciri dan karasteristik seorang wirausaha dan wiraswasta

Seorang wirausaha memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Menciptakan peluang baru untuk berbisnis
  • Selalu berfikir positif dan menatap masa depan
  • Memiliki keberanian dan penuh dengan kreasi serta inovasi untuk mengembangkan usaha miliknya
  • Sanggup menghadapi resiko apapun
  • Tidak berprilaku konsumtif
  • Berjiwa leadership dan visioner
  • Mampu merencanakan, menganalisa serta mengelola usaha miliknya secara rinci

Sedangkan, seorang wiraswasta pada umumnya memiliki karasteristik sebagai berikut:

  • Bekerja berdasarkan peluang yang ada
  • Memiliki jiwa optimisme atau penuh rasa percaya diri
  • Penuh dedikasi dan disiplin dalam menjalani pekerjaannya
  • Bertanggung jawab dan siap menerima segala resiko
  • Mampu beradaptasi dalam segala kondisi

3. Teknis pekerjaan

Wirausaha akan memberikan tenaga dan waktu untuk mengembangkan usahanya secara totalitas karena ia bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi. Jika itu tidak ia lakukan maka akan berdampak pada kondisi finansial/perekonomiannya di masa mendatang.

Sedangkan,

Wiraswasta antara tenaga dan waktu fokusnya terbagi dalam banyak hal. Hal ini dikareanakn seorang wiraswasta masih melibatkan orang lain untuk menjalankan usaha miliknya atau masih terlibat dengan orang lain/bekerja dengan orang lain.

4. Kepemilikan aset usaha antara wirausaha dan wiraswasta

Dikarenakan seorang wirausaha merupakan pelaku usaha yang menciptakan/mendirikan peluang usahanya secara mandiri, maka ia memiliki 100% aset atas usaha miliknya. Sedangkan seorang wiraswasta tidak demikian karena ia masih ketergantungan degan orang lain.

5. Arah tujuan pekerjaan

Seorang wirausaha biasanya akan melihat dan memikirkan segala peluang yang akan terjadi di masa mendatang. Selalu berinovasi menciptakan dan berkembang untuk menghasilkan produk barang dan jasa terbaru.

Sementara itu, wiraswasta sebagian besar hanya berfokus pada target jangka pendek karena pada dasarnya ia tidak terlalu terlibat aktif dalam usaha yang ia jalani karena masih melibatkan pihak ketiga.

6. Contoh wirausaha dan wiraswasta

Dikarenakan wirausaha merupakan orang yang memiliki usaha secara mandiri, sehingga ia mampu menciptakan/menghasilkan produk barang dan jasa tanpa ada ketergantungan dari pihak lain. Maka contoh dari wirausaha antara lain orang yang memiliki toko kue, toko roti, toko makanan, memiliki produk kerajinan tangan sendiri, memiliki usaha jasa penulis artikel dikelola secara mandiri dan sebagainya.

Sedangkan,

Wiraswasta didefenisikan sebagian orang yang memiliki status sebagai karyawan atau pegawai. Namun tak selamanya demikian. Seorang wiraswasta juga memiliki usaha sendiri, hanya saja ia masih ketergantungan dengan orang lain, misalnyanya saja masih ketergantungan dengan supplier, konsultan dan sebagainya. Contoh dari wiraswasta ini antara lain pegawai/karyawan, seorang dropshipper dan sebagainya.

Demikianlah 6 perbedaan wirausaha dan wiraswasta dan contohnya yang telah kami jelaskan berdasarkan banyak hal. Semoga dengan adanya artikel ini kamu dapat membedakan antara keduanya dan tidak ada kekeliruan lagi dalam memahami keduanya.

Tinggalkan komentar