Mengapa Anda Resign Dari Pekerjaan Sebelumnya ? [Best Answer]

Jika kamu pernah bekerja di perusahaan sebelumnya kemudian hendak melamar pekerjaan di perusahaan baru dan mencantumkan pengalaman mu itu pada resume, maka bersiap siaplah untuk menghadapi pertanyaan “kenapa anda meninggalkan pekerjaan anda yang sebelumnya ?“, “apa alasan mengundurkan diri dari pekerjaan dari pekerjaan sebelumnya ?” dan sebagainya.

Mana mungkin kamu memberikan jawaban kepada HRD dengan alasan gaji yang kecil, miscommunication dengan atasan / pimpinan perusahaan, tidak merasa nyaman, silang pendapat antar sesama rekan kerja, fasilitas kerja tak mendukung dan sebagainya.

Jika kamu menjawabnya demikian, itu sama saja artinya “menggali lubang kubur sendiri“.

Tentu saja kamu harus menjawabnya dengan alasan keluar kerja yang logis.

Tidak merendahkan harga dirimu dan tidak memberikan penilaian buruk kepada perusahaan sebelumnya“. Inilah kunci dari jawaban terbaik untuk menghadapi pertanyaan tersebut.

Diantara alasan tersebut antara lain:

1. “Saya mengambil posisi dengan perusahaan yang lebih dekat ke rumah saya.”

Jawaban terbaik jika ditanya alasan resign saat wawancara adalah pindah domisili atau pindah rumah.

Argumen ini cukup logis untuk diterima.

Sampaikan saja permasalahannya, jika kamu masih mempertahankan jabatan saat itu kondisinya tidak memungkinkan. Faktor mobilisasi yang jauh dari rumah ke tempat keja hingga membuat pulang kerja terlalu larut malam dapat kamu sampaikan.

Jika kamu sudah berkeluarga, alasan ini sepenuhnya akan diterima.

Namun jika kamu belum menikah atau status single, sepertinya alasan ini tidak cukup baik untuk disampaikan.

2. “Saya mengundurkan diri dari pekerjaan terakhir karena ada keperluan untuk mengurus masalah keluarga”

Jika kamu saat ini sedang merantau dan jauh dari orang tua atau keluarga kandung, alasan ini cukup logis untuk dijadikan alasan.

Katakan kepada mereka bahwa kamu saat itu berada dalam kondisi yang penuh dengan kebimbangan.

Di saat orang tua sudah lanjut usia dan kondisinya sedang sakit cukup parah, saya ingin berada di dekat mereka sebagai bentuk rasa cinta kasih sang anak kepada orang tua tercinta. Kamu ingin mengurus mereka.

Dikarenakan perusahaan hanya memberikan kompensasi masa cuti tak terlalu lama, maka saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari pekerjaan sebelumnya. Sementara waktu, saya ingin berbakti kepada mereka dan memilih untuk bekerja sebagai freelancer.

3. “Saya resign karena ingin fokus mengasuh anak”

Alasan ini paling cocok disampaikan oleh seorang wanita muda dengan usia cukup produktif. Tentu saja mereka memakluminya.

Bagaimana pun orang tua terutama seorang Ibu bertanggung jawab penuh atas anaknya. Apalagi si anak dalam kondisi balita dan masih menyusui. Mereka membutuhkan ASI kapan waktu dan sentuhan kasih sayang dari orang tuanya.

Sebagian besar wanita mengalami hal serupa dan mengatakan alasan ini kepada mereka ketika wawancara kerja. Sangat logis untuk diterima.

Namun, perlu tambahan alasan lainnya.

Paling tidak alasan ingin mengasuh anak terjadi dalam waktu 1 tahun hingga 3 tahun lamanya. Di waktu kesenjangan tersebut, kamu perlu menyampaikan alasan lainnya hanya untuk memperkuat.

Mereka tidak ingin mendapatkan karyawan yang kurang produktif dan cukup lama tidak bekerja sesuai bidangnya.

Katakan kepada mereka, selain mengasuh anak “saya juga masih bekerja sebagai freelance di rumah yang menangani proyek kecil kecilan“.

Sampaikan kepada mereka tentang proyek tersebut, pencapaian yang kamu dapatkan dan sebagainya.

4. “Saya telah melakukan evaluasi kembali tentang tujuan karir dalam hidup saya dan memutuskan untuk membuat perubahan baru”

“Saya bekerja untuk mengembangkan kemampuan dan keahlian yang saya kuasai. Namun pada perusahaan sebelumnya, saya belum menemukan bahwa diri saya telah mengalami perubahan dikarenakan posisi saya pada saat itu tidak menawarkan peningkatan jenjang karir pada karyawan yang telah mendapatkan prestasi selama waktu tetentu ketika bekerja”.

Kamu dapat menjawab pertanyaan alasan resign dari tempat kerja seperti yang saya contohkan di atas.

5. “Saya melanjutkan studi pendidikan untuk mengambil gelar Magister”

Alasan ini sangat logis dan mereka masih menerimanya.

Hal ini akan memberikan nilai positif kepadamu karena melanjutkan pendidikan merupakan upaya untuk meningkatkan kemampuan serta kualitas diri seseorang pada bidang tertentu.

Katakan kepada mereka bahwa saya memutuskan untuk berhenti bekerja karena ingin fokus meraih cita cita yang saya impikan. Katakan kepada mereka, selain kegiatan di perkuliahan bahwa kamu juga masih aktif bekerja secara mandiri/freelance untuk menyelesaikan proyek kecil kecilan yang tidak menyita banyak waktu dan mengganggu perkuliahan.

6. “Pekerjaan yang saya jalani di waktu kemarin, belum sesuai dengan pendidikan serta minat”

Terkadang apa yang kita rencanakan tidak sesuai dengan harapan, seperti halnya pekerjaan.

Misalnya setelah menyelesaikan studi di teknik ilmu komputer, kenyataannya pekerjaan yang diperoleh saat ini menjadi seorang tenaga marketing, customer service, teller dan sebagainya.

Tidak sesuai dengan pendidikan yang telah ditempuh dan minat.

Kamu dapat menyampaikan jawaban pertanyaan ini dengan jawaban seperti di atas. Katakan saja momentnya belum tepat (tidak ada informasi lowongan pekerjaan pada bidang studi yang saya ambil) dan untuk saat ini saya telah menemukan moment yang tepat.

Katakan juga walaupun pekerjaan saya sebelumnya tidak sesuai dengan pendidikan dan minat, saya senang dapat bekerja dengan posisi sebelumnya. Di sana saya mendapatkan pengalaman baru diluar kemampuan yang saya miliki, relasi teman, pengalaman kerja dan sebagainya.

Yuk baca: cara interview yang baik agar diterima.

Itulah beberapa jawaban yang logis dan masuk akal ketika kamu menjalani sesi wawancara yang diajukan oleh HRD atau tim seleksi wawancara kerja. Dalam hal ini, kamu harus berhati hati dalam menjawabnya. Sebab, faktor penentu kamu lolos atau tidaknya tergantung dari jawaban mu saat itu. Hindari jawaban yang akan menimbulkan sederet pertanyaan lanjutan.

Jika kamu ingin mengajukan pertanyaan kepada saya terkait akan hal ini, silahkan sertakan pada kolom komentar di bawah artikel ini.

Saya pasti akan menjawabnya, ditunggu ya…

Tinggalkan komentar