Tips Memilih Provider Internet

10 Tips Memilih Provider Internet Untuk Bisnis Online

Diposting pada

Khususnya bagi seorang blogger, pelaku bisnis online, internet marketer, gamer dan sebagainya, koneksi jaringan internet merupakan jantung utama agar semua aktivitas yang terhubung dengan internet dapat berjalan lancar. Jika kamu termasuk di dalamnya, agar dapat terhubung dengan jaringan internet, mau tidak mau kita harus mampu memilih provider internet dengan kualitas terbaik.

Di luar sana ada banyak sekali provider internet yang menawarkan beragam paket internet. Beragam paket internet yang ada biasanya dilengkapi dengan beragam fitur seperti kecepatan transfer stabil, unlimited, tarif murah dan sebagainya.

Tentunya kita sebagai calon konsumen harus jeli dalam hal memilah mana provider internet yang memiliki kualitas dan mana yang tidak. Jangan sampai tergoda dengan iklan dan claim dari mereka secara sepihak.

Jika kamu masih ragu dalam memilihnya, cobalah untuk membaca lebih lanjut beberapa tips memilih provider internet terbaik berikut ini:

1. Ketahui jenis layanan

Perlu kita ketahui, ada 2 jenis layanan internet berdasarkan medianya yaitu :

  • Media kabel (kabel optik, kabel metal)
  • Media gelombang radio (nirkabel / wireless)

Bicara kualitas,  jelas lebih stabil media kabel, namun infrastrukturnya lebih mahal. Otomatis harganya tentu jauh lebih mahal. Namun dapat kamu pilih jika menginginkan kecepatan internet yang stabil apabila dibandingan dengan layanan yang menggunakan media nirkabel dengan kendala kondisi cuaca serta gangguan frekuensi gelombang.

2. DSL atau Dial Up

Jika kamu hanya menggunakan internet di rumah saja, ditambah lagi hanya menggunakan Personal Computer atau laptop, sebaiknya kamu memilih DSL (contoh DSL: speedy).

Menurut beberapa sumber, DSL lebih cepat daripada dial up.

Kelebihan lain dari DSL, internet kamu akan selalu on dan siap digunakan kapan saja. Kelemahannya, selain tidak bisa dibawa ke mana mana (DSL butuh line telepon).  Ketika installasi listrik padam, maka internet mungkin ikut terputus. Hal ini karena DSL membutuhkan router yang menggunakan daya listrik.

3. Ketahui kapasitas bandwith dan kualitas jaringan

Bandwith dapat diibarakan kuota pemakaian. Kamu harus mengetahui seberapa besar bandwith yang diberikan oleh mereka. Semakin tinggi bandwith tentu saja semakin bagus. Tak hanya itu saja, kapasitas bandwith juga harus disertai dengan kualitas jaringan. Biasanya ada bandwith nya tinggi namun kualitas jaringannya buruk, begitu sebaliknya.

4. Tarif Internet

Saat ini ada banyak sekali paket internet yang ditawarkan oleh beragam provider. Jangan sampai terkecoh dengan iming iming tarif murah. Tidak ada salahnya untuk mengeluarkan uang lebih untuk mendapatkan koneksi internet yang baik.

Paket murah biasanya dibatasi dari sisi bandwith dan kualitas jaringan. Tak heran jika kecepatan akses internet sangat lambat. Ketimbang menghabiskan waktu untuk menunggu loading satu halaman website.

5. Berdasarkan daerah / lokasi

Jangan heran apabila kamu mendapati kualitas jaringan internet yang jelek di rumah, namun kualitas jaringan sangat baik di tempat lain. Tidak semua tempat mendapat coverage jaringan HSPA/4G yang baik. Pilihlah provider internet yang jaringan signal HSDPA-nya lebih kuat dan baik.

6. Pengguna paket internet

Baik tidaknya suatu koneksi internet itu juga dipengaruhi oleh banyaknya user(pengguna) internet di daerah tersebut. Suatu tower (BTS) jaringan internet GSM umumnya hanya sanggup menerima 40 user secara bersamaan dalam satu waktu.

Jadi apabila pengguna internet di daerah kamu membludak, tentu saja berpengaruh terhadap kamu sendiri dan jadi ikut mendapatkan jaringan internet yang lambat.

7. Kecepatan internet

Saat ini ada beragam paket internet yang ditawarkan oleh masing masing ISP. Bicara tentang hal ini sesuaikan saja dengan kebutuhanmu saat ini untuk keperluan apa. Jika kamu seorang youtuber atau gamer misalnya, kecepatan internet tentu saja sangat diprioritaskan. Paling tidak, kamu membutuhkan kecepatan internet sebesar 20 Mbps, 40 Mbps atau di atasnya. Jangan sampai salah pilih. Sebab, hal ini sangat menentukan kecepatan untuk mendownload atau menstansfer data.

8. Memiliki Server Proxy

Server Proxy berfungsi untuk menyimpan alamat alamat favorit pelanggan. Dengan adanya server proxy, pelanggan dapat mengakses halaman halaman favoritnya dengan lebih cepat.

Hal ini disebabkan server tersebut menyimpan halaman-halaman WEB yang sering dikunjungi. Server Proxy akan menghemat penggunaan bandwidth karena pelanggan tidak lagi perlu terkoneksi langsung ke website yang sering dikunjungi.

9. Keamanan Data

Transaksi Internet rawan terhadap pembajakan. Kita perlu tahu apakah ISP tersebut menggunakan Firewall untuk menjamin keamanan transaksi Online yang kita lakukan.

10. Buatlah perbandingan

Provider-provider yang ada di lokasi Anda yang FULL BAR signalnya.
Bandingkan berdasarkan:

  • Teknologinya, Provider mana yang paling terdepan, paling maju teknologinya (pelajari websitenya, buka-buka referensi dan review-review)
  • Banyak sedikitnya pelanggan, karena provider besar, konsumennya banyak, bandwidth akan makin terbagi
  • Bandingkan antara Paket layanan dan Harganya. Pilih yang sesuai dengan kebutuhan dan budget yang Anda sediakan.
  • AFTER SALES SERVICE, Layanan purna jual, dukungan customer service bisa juga jadi pertimbangan.

Nah, itulah beberapa langkah yang dapat kamu lakukan untuk menentukan provider internet mana yang terbaik. Dengan begitu, kamu dapat merasakan kenyamanan berselancar di dunia internet tanpa terkendala apapun.

Iyanto Raditya
Profile penulis: Seorang blogger dan master SEO kaleng kaleng kelahiran Bangka Belitung yang ga' bisa tidur kalau belum pageone.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.