7 Jenis Penyakit Jantung dan Gejalanya Yang Perlu Diwaspadai

Penyakit jantung merupakan salah satu penyakit yang menyerang organ jantung dan sistem peredaran darah. Ada banyak faktor yang mempengaruhnya diantaranya akibat dari gaya hidup tidak sehat, kelainan jantung bawaan lahir dan sering mengkonsumsi makanan tidak sehat terutama dengan kandungan tinggi akan kolesterol.

Ketika seseorang terkena serangan jantung, kebanyakan orang mungkin mengira bahwa semua jenis penyakit jantung sama saja dan terdiri dari satu katagori.

Namun sebenarnya, jika merujuk pada gejalanya dan diagnosa penyakit maka ada beberapa jenis penyakit jantung yang dapat diidap oleh manusia. Diantaranya sebagai berikut:

1. Jantung bocor

Ada ada saja, masak jantung bisa bocor kayak ember aja bocor.

Istilah tersebut untuk menggambarkan kondisi jantung tidak bekerja secara maksimal dikarenakan pertumbuhan jaringan organ jantung (katup jantung) antara blik kiri dan kanan tidak tertutup sempurna. Pada umumnya, penyakit jantung bocor hanya dialami oleh balita dan anak disebabkan oleh banyak faktor seperi si ibu merrokok semasa kehamilan, si ibu menderita hipertensi dan sebagainya.

Namun, orang dewasa juga dapat mengalaminya jika ada kelainan genetik bawaan, pengobatan tertentu dan gangguan fungsi katup jantung.

Gejala jantung bocor diantaranya:

  • Nyeri dada
  • Jantung berdebar
  • Irama detak jantung tidak beraturan dan berdetak cepat
  • Mengalami sesak nafas
  • Kelelehan sepanjang waktu
  • Sering pingsan
  • Pembengkakan di kaki atau perut

2. Gagal jantung

Gagal jantung disebabkan karena jantung tidak mampu lagi memompa darah dan mengalirkannya ke seluruh tubuh secara efektif. Bukan bearti jantung berhenti bekerja ya. Nah, bisa dibilang kinerja otot jantung menjadi loyo tidak ada tenaga untuk memompa dan mengalirkan darah.

Kondisi tersebut akan menimbulkan masalah bagi kesehatan yakni organ tubuh seperti paru paru, otak dan sebagainya tidak mendapatkan suplai darah dengan cukup dan pada akhirnya akan membahayakan kondisi jiwa seseorang.

Ada banyak hal yang menyebabkanya seperti kondisi hipertensi kronis, anemia, penyakit diabetes dan kerusakan katup jantung.

Adapun gejala gagal jantung sebagai berikut:

  • Sering merasakan sesak nafas
  • Kelelahan sepanjang waktu
  • Pembengkakan di tungkai dan pergelangan kaki

3. Jantung koroner

Jenis penyakit jantung yang satu ini paling banyak di derita oleh orang di dunia. Bahkan, dinobatkan menjadi penyebab tingginya angka kematian. Adapun penyebabnya adalah dikarenakan tersumbatnya aliran pembuluh darah koroner oleh sekumpulan plak kolesterol, lemak dan endapan sel mati.

Sehingga, mengakibatkan pasokan darah ke sel sel otot jantung mengalami penghambatan dan menghambat sirkulasi peredarah darah ke seluruh tubuh. Dalam ilmu kedokteran, kondisi ini juga disebut dengan istilah Aterosklerosis.

Adapun gejala jantung koroner antara lain:

  • Sering merasakan nyeri di dada bagian kiri
  • Sesak nafas
  • Sakit kepala
  • Nafsu makan menurun

4. Kelainan katup jantung

Fungsi katup jantung untuk mengendalikan aliran peredaran darah di dalam organ jantung itu sendiri. Jika ada gangguan kesehatan pada katup jantung, maka akan menggangu sirkulasi aliran darah di dalam jantung. Kinerja jantung dalam hal pengecilan dan pengembangan katup jantung yang tidak sempurna akan menimbulkan kebocoran aliran darah.

Beberapa gejala kelainan katup jantung antara lain:

  • Mudah lelah
  • Sesak nafas
  • Sering merasakan pusing
  • Pingsan
  • Edema (pembengkakan di pergelangan kaki dan daerah sekitaran perut)

5. Jantung bengkak

Istilah kedokteran menyebutnya dengan nama kardiomageli. Jenis penyakit jantung yang satu ini disebabkan karena adanya penebalan di dinding otot jantung, sehingga ukurannya menjadi lebih besar dari ukuran normal dan volume di bilik jantung akan meningkat.

Selain itu, jantung bengkak juga disebabkan karena adanya kerusakan pada otot otot jantung akibat melonggarnya otot jantung. Sehingga, volume bilik jantung menjadi lebih besar dan mengalami penebalan pada otot jantung.

Dampak buruk dari kondisi ini adalah organ jantung tidak bekerja secara maksimal dan tidak mampu memompa darah dan menyedot darah dari dan keseluruh tubuh dengan baik. Kemungkinan besar penderitanya akan mengalami gagal jantung jika tidak tertangani dengan baik.

Adapun gejala jantung bengkak sebagai berikut:

  • Merasakan sesak nafas terutama ketika melakukan aktivitas dan berbaring datar
  • Pembengkakan pada tungkai dan kaki
  • Berat badan bertambah
  • Sering kelelahan
  • Nyeri dada bagian kiri
  • Detak jantung berdebar seperti orang gugup
  • Irama jantung tak menentu

6. Jantung bawaan

Kelainan jantung bawaan pada umumnya hanya di alami oleh bayi pasca persalinan yang dilahirkan dengan kondisi jantung lemah atau karena proses pembenukan dan perkembangan organ jantung tidak sempurna. Ketidaksempuraan tersebut telah terjadi selama masa kehamilan. Namun, orang dewasa juga dapat mengalami kelainan jantung bawaan.

Bagi penderita seorang penyakit penyakit jantung bawaan, putaran aliran darah terganggu dikarenakan struktur jantung yang tidak sempurna seperti bagian katurp, penyekat dinding jantung serta arteri tidak terbentuk sempurna selama masa kehamilan.

Masalah ini muncul disebabkan oleh banyak faktor seperti si ibu selama masa kehamilan mengalami diabetes, terkena infeksi virus rubella, mengkonsumsi obat obatan tertentu (obat anti jerawat, penurun panas dan lainnya), mengkonsumsi minuman keras, genetik bawaan dan sebagainya.

Bayi yang dilahirkan dengan kondisi kelainan jantung bawaan memiliki tanda pada kulit tampak membiru. Sedangkan pada orang dewasa akan menimbulkan gejala berupa:

  • Mengeluarkan keringat berlebihan
  • Mudah kelelahan
  • Berat badan menurun drastis
  • Aritmia (deta jantung tak beraturan)
  • Nyeri di dada bagian kiri
  • Kulit dan warna kuku tampak membiru pucat
  • Kelainan bentuk ujung jari (membengkak)
  • Sesak nafas

7. Jantung rematik

Jantung rematik disebabkan karena adanya kerusakan katup jantung yang diakibatkan oleh demam rematik. Sebenarnya penyakit ini adalah akibat dari komplikasi demam rematik berkepanjangan yang disebabkan oleh infeksi bakteri streptokokus tipe A (bakteri tenggorokan).

Perlu kamu ketahui, bahwa penyakit ini dapat ditularkan dari satu orang orang lainnya melalui percikan air ludah atau dahak yang keluar dari orang pasien. Selain itu, dapat pula ditularkan melalui benda benda yang terkontaminasi bakteri tersebut.

Penyakit jantung reumatik dapat terjadi pada usia berapa pun. Namun lebih dominan dialami oleh rentang usia anak anak antara 5 – 15 tahun.

Beberapa gejala jantung rematik diantaranya:

  • Sesak napas, terutama ketika beraktivitas atau ketika berbaring.
  • Irama detak jantung tak menentu (aritmia)
  • Nyeri dada bagian kiri
  • Cepat kelelahan

Untuk mengetahui seseorang menderita penyakit jantung berdasarkan jenisnya, sangatlah sulit. Karena pada umumnya, kemunculan gejala awal semuanya sama. Ketika telah ditemukan beberapa tanda tanda penyakit jantung seperti keanehan pada irama detak jantung, nyeri dada di bagian kiri dan sebagainya, maka sangat disarankan untuk menghubungi dokter ahli guna dilakukannya pemeriksaan.

Jika hasil diagnosa menunjukkan ada kelainan pada jantung, maka pemeriksaan lanjutan akan dilakukan dengan metode pemeriksaan EKG, Ekokardiogram, cairan darah dan sebagainya.

Itulah beberapa jenis penyakit jantung yang patut diwaspadai. Semoga pengetahuan ini dapat memberikan kepada kita wawasan tentang bahaya penyakit jantung bagi kesehatan.

Tinggalkan komentar