Baterai Laptop di Charge 0% Terus, Penyebab dan 5 Solusinya !

Minggu kemarin Saya sendiri menemukan masalah status baterai laptop 0% avaliable plugged in not charging di laptop Asus Windows 10. Tentu saja hal itu masalah besar, karena ketika colokan charger di cabut atau listrik padam, secara otomatis laptop pun akan mati.

Jika kondisi itu sering terjadi, kemungkinan besar laptop yang Kita gunakan akan mengalami kerusakan pada komponen di bagian dalam laptop seperti bad sector di hardisk, konsleting listrik dan lainnya.

Penyebab baterai laptop 0% avaliable plugged in not charging

Sebelum Saya memberitahukan solusinya, mari Kita cari tau terlebih dahulu penyebab baterai laptop tidak bisa dicharging dengan keterangan “0% avaliable plugged in not charging” di bawah ini:

1. Sering ngecas baterai laptop hinga 0 % dan 100%

Kebiasaan buruk sering melakukan charge hingga kondisi status baterai 0% merupakan penyebab utama status bar baterai 0% terus. Selain itu, membiarkan laptop hingga baterai penuh terisi 100% terlalu lama juga menyebabkan masalah 0% avaliable plugged in not charging.

Jika ini masalahnya, kecil kemungkinan baterai laptop dapat dikembalikan ke kondisi normal. Karena cell baterai penyimpanan daya sudah rusak. Tak ada cara lain kecuali mengganti baterai dengan yang baru.

2. Faktor pemakaian yang tidak normal

Selain point nomor 1 di atas, penyebab masalah baterai laptop di charge 0% terus juga disebabkan oleh banyak kesalahan yang sering Kita lakukan seperti menempatkan laptop di atas kasur, menggunakan laptop untuk bermain game dan mengatur tingkat kecerahan layar yang tinggi.

Daya tahan baterai akan menurun jika kebiasaan buruk tersebut Kamu lakukan. Apalagi menempatkan laptop di atas kasur yang dapat menyebabkan temperatur suhu laptop meningkat drastis berakibat pada komponen di dalam laptop cepat panas, tak terkecuali baterai yang pada akhirnya akan menimbulkan kerusakan secara perlahan – lahan.

3. Baterai laptop sudah layak diganti

Jika pemakaian laptop sudah digunakan selama 3 tahun lebih, maka sudah sewajarnya baterai laptop diganti ke yang baru. Hal itu juga yang Saya alami.

Sudah mencoba banyak solusi, akan tetapi masalahnya tetap sama. Hal itu dikarenakan Saya sendiri tidak merawat baterai dengan baik. Seharusnya, jika Kita menggunakan laptop pada pemakaian normal, usia baterai dapat mencapai 4 tahun.

4. Software indikator baterai laptop usang

Khususnya bagi pengguna Windows 8 dan 10, masalah ini biasanya sering terjadi disebabkan software indikator baterai sudah tidak Compatible dengan pembaruan Operating System Windows.

Cara Mengatasi baterai laptop 0% Available (Plugged in, Charging)

Jujur saja, jika penyebab utamanya dikarenakan point 1, 2 dan 3, maka kemungkinan kecil solusi di bawah ini tidak memberikan hasil. Namun, jika masalahnya ada di point 4, kemungkinan besar akan berhasil.

Tapi, tak ada salahnya mencoba cara mengatasi lugged in not charging baterai tanam di bawah ini:

1. Lakukan restart software indikator baterai

Kemungkinan masalahnya disebabkan oleh software indikator baterai yang tidak berfungsi untuk membaca status indikator baterai laptop. Masalah ini biasanya terjadi karena Kamu belum mengupdate versi Windows.

Jadi solusinya, coba update Windows terlebih dahulu. Selain itu, ikuti petunjuk berikut ini:

  • Klik kanan pada start menu dan pilih “Device Manager
    baterai 0% terus
  • Klik kanan pada tulisan Microsoft Ac Adapter dan Microsoft ACPI-Compliant Control Method Battery. Selanjutnya pilih disable
    cara mengatasi plugged in not charging baterai tanam
  • Langkah selanjutnya, restart laptop

2. Delete software indikator baterai

Lakukan cara serupa seperti point nomor 1. Kemudian piilih tulisan Microsoft Ac Adapter dan Microsoft ACPI-Compliant Control Method Battery. Selanjutnya Uninstall keduanya

Jangan kuatir, software akan kembali terpasang secara otomatis setelah Kamu melakukan restart laptop. Lihat status bar baterai di taskbar, jika ada proses pengisian bearti langkah point nomor 1 dan 2 berhasil.

Jika belum, lakukan ke tahapan selanjutnya.

3. Cabut baterai dan pasang kembali

Sebelum mencabut baterai laptop, pastikan tidak ada arus listrik yang terpasang dan cabut baterai dalam kondisi laptop mati. Setelah baterai laptop di cabut, coba pasang kembali dan hidupkan laptop. Jika tahap ini, bar baterai laptop tidak berfungsi, lanjut ke tahapan berikutnya.

4. Update software baterai laptop

Biasanya, ketika Kamu melakukan upgrade Windows maka komponen Software versi Windows sebelumnya sudah tidak Compatible. Sehingga, diperlukan pembaruan software.

Kamu dapat mengunduh software indikator baterai sesuai dengan merk laptop yang digunakan dan type motherboard di Google penelusuran.

5. Gunakan metode kalibrasi

Status 0% avaliable plugged in not charging windows 10 dapat juga diatasi dengan metode kalibrasi jika ke-4 cara di atas sudah Kamu lakukan.

Langkah langkah kalibrasi baterai laptop:

  1. Charger laptop dalam kondisi mati
  2. Biarkan saja selama 3 jam
  3. Cabut kabel charger dan coba hidupkan laptop tanpa charge

Jika laptop menyala tanpa charger dan indikator baterai kembali normal, berati metode ke-5 berhasil.

Akan tetapi jika Kamu sudah melakukan semua petunjuk di atas, namun status bar baterai 0% terus, itu beari baterai laptop yang Kamu gunakan sudah selayaknya diganti ke yang baru. Jika membeli baterai laptop, sebaiknya belilah produk asli dan memiliki garansi dengan kisaran harga 600ribu – 800ribu rupiah.

Selanjutnya setelah membeli,

Wajib diketahui: 9 Cara Merawat Baterai Laptop Agar Tidak Cepat Rusak.

Tinggalkan komentar